Musisi terkenal asal Amerika Serikat, Toni Braxton, akan kembali mengunjungi Jakarta untuk mengisi acara Java Jazz Fetival malam ini (6 Maret 2010). Seperti perhelatan sebelumnya, Java Jazz Festival kali ini pun tak melulu menampilkan musisi jazz. Setelah tahun lalu menghadirkan Jason Mraz yang condong ke pop, kini bos Java Jazz, Peter F. Gontha, menampilkan biduanita rhythm and blues (R & B) Toni Braxton.
Hingga Jumat siang, tiket pertunjukan Braxton sudah hampir habis. "Tinggal beberapa lagi akan kami nyatakan sold out," kata staf media Java Jazz Festival, Nirmala Hapsari. Kehadiran Braxton diakui Direktur Produksi dan Pemasaran Java Jazz Festival Dewi A.L. Gontha sebagai pemancing penonton. Ya, pergelaran Java Jazz FEstival ini telah menargetkan sebanyak 120 ribu penonton. Jumlah yang cukup fantastis jika dibandingkan dengan pergelaran sebelumnya, yang hanya 20 ribu penonton.
Menurut Dewi, kehadiran Braxton tak semata untuk mengejar keuntungan, tapi juga untuk membuka mata bahwa Java Jazz tak hanya menampilkan jazz-jazz mainstream dan standard yang belum tentu dapat dinikmati oleh semua orang. Panitia telah menyusun jadwal sedemikian rupa sehingga penonton pun bisa menikmati penampilan grup lain sebelum Braxton manggung. "Penonton bisa melihat grup lain yang tak lagi mengikuti mainstream," kata Dewi.
Toni Michelle Braxton lahir di Maryland, Amerika Serikat, 7 Oktober 1966. Vokalnya diasah dengan menjadi penyanyi bersama empat saudaranya--semuanya perempuan--di gereja Apostolik. Saat itu ayahnya, yang menjadi pejabat di gereja, melarang semua anaknya mendengarkan musik-musik di radio. Tapi Braxton dan saudaranya membandel. Mereka tetap mendengarkan musik secara sembunyi-sembunyi. Gaya bermusik Stevie Wonder dan Chaka Khan, yang banyak didengar Braxton lewat radio, berkontribusi besar pada gaya musiknya kemudian.
(dikutip dari berbagai sumber)

Lagu-Lagu Armada Laris Jadi Ring Back Tone (RBT) |
|
25 Mei 2010 Dua lagu berjudul "Buka Hatimu" & "Mau Dibawa Kemana" kini telah laris manis menjadi Ring Back Tone |
